Konjungtivitis Bakteri (Mata Merah Muda)

Mata merah, atau konjungtivitis, adalah kemerahan dan peradangan pada membran (konjungtiva) yang menutupi bagian putih mata dan selaput di bagian dalam kelopak mata. Istilah pink-mata paling sering digunakan untuk merujuk pada jenis konjungtivitis (virus atau bakteri) yang menular, tetapi bisa juga disebabkan oleh reaksi alergi atau iritasi kimia seperti polusi udara, asap, atau asap berbahaya.
Bentuk infeksi sangat umum pada anak-anak dan sangat menular. Anak-anak dan orang dewasa yang mengembangkan mata merah yang menular harus menemui dokter untuk menentukan apakah pengobatan antibiotik diperlukan. Sebagian besar kasus infeksi disebabkan oleh virus dan tidak akan merespons antibiotik. Dalam hal ini, keluarnya cairan dari mata jelas dan berair dan gejala pilek mungkin ada. Infeksi virus berlangsung dari tujuh hingga 10 hari.
Mata merah muda bakteri umumnya menghasilkan sejumlah besar cairan berwarna hijau ke kuning. Limbah ini dapat terakumulasi di malam hari dan membuat mata sulit dibuka di pagi hari. Mata merah bakteri biasanya berlangsung tiga hingga lima hari dan membutuhkan obat tetes mata antibiotik untuk membantu tubuh menghilangkan infeksi bakteri. Aplikasi waslap hangat ke area mata juga efektif dalam mengeluarkan cairan.
Untuk mengurangi kemungkinan penyebaran infeksi mata merah, mereka yang terkena dampak harus menghindari menyentuh daerah mata dan mencuci tangan mereka sering, terutama sebelum menerapkan obat ke area mata. Berbagi handuk, lap mandi, kosmetik, atau obat tetes mata juga bisa menyebarkan infeksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar